Get me outta here!

6 Tips Tampil Keren dengan Kemeja Flanel

6 Tips Tampil Keren dengan Kemeja Flanel

Banyaknya item pakaian keren sekarang ini membuat banyak orang bisa berinovasi dalam berpakaian. Salah satunya dengan item flanel.

Kemeja flanel kini menjelma outfit "wajib" untuk pria. Tak hanya suasana santai, item fesyen ini juga cocok dipakai sebagai busana kerja dan bisa dikombinasikan dengan berbagai item fesyen.

Kain flanel memiliki tekstur kasar dengan pola corak multi-warna. Bahan ini biasanya terbuat dari bahan wol atau katun, dan melewati proses pencucian khusus demi mendapatkan tekstur yang ringan.

Kain flanel juga memiliki tekstur lembut, dan bisa dipakai untuk apapun, mulai dari selimut hingga item fesyen. Nah, outfit berbahan flanel selama ini memang menjadi "senjata" pria untuk tampil keren.

Dengan kombinasi yang tepat, kemeja berbahan flanel memang mampu menunjang gaya. Laman D'Marge melansir trik untuk memakai kemeja flanel.

1. Keren dengan jins

Tidak diragukan lagi, kombinasi jins dan flanel akan menampilkan gaya yang keren. Kemeja flanel dan jins combo akan menciptakan gaya kasual nan praktis. Kombinasi ini cocok untuk sekadar jalan-jalan atau nongkrong bersama teman.

Agar cocok dipakai di segala situasi, pastikan bobot kain seimbang dan hindari memakai kemeja ringan. Jangan pernah kombinasikan bahan yang terlalu kaku dengan selvedge denim atau kemeja tebal dengan skinny jeans.

Untuk gaya smart casual, kombinasikan dengan celana jins atau wol abu-abu yang tak terlalu tebal. Untuk alas kaki, pilih sepatu bot chelsea coklat.

Flanel multi warna akan sangat cocok jika dikombinasikan dengan kaus putih. Kombinasi ini juga bisa kita pakai saat di kantor.

2. Kemeja kotak lengan pendek

Kemeja flanel memang identik saat cuaca dingin karena memiliki tekstur yang lebih berat daripada katun oxford. Tekstur berupa serat-serat halus membuatnya identik dengan musim dingin. Tapi, banyak kemeja flanel ringan atau sedang yang cocok dipakai di segala kondisi.

Untuk gaya kasual, kombinasikan flanel ringan dengan celana pendek chino warna biru tua dan sepatu kets putih. Gulung lengan baju dan lepaskan dua kancing teratas untuk tampilan keren bernuansa santai.

Untuk gaya musim panas, pilih warna terang. Pilih warna nude, krem, cokelat muda atau biru sesuai situasi. Hindari menggunakan kombinasi pola yang sama. Misalnya, jika kaus yang kita pakai memiliki motif besar, maka kenakan kemeja satu warna.

3. Kombinasi mantel 

Saat cuaca dingin, mantel dan kemeja flanel bisa menjadi jawaban untuk tampil kece di tengah dinginnya cuaca. Kombinasi ini juga bisa dipakai sebagai alternatif setelan jas saat di kantor.

Kita hanya butuh kemeja flanel berbobot sedang dengan warna yang sesuai musim dan kerah yang kaku. Padukan dengan celana chino dengan ujung kaki yang digulung dan pilih dalam warna hitam biru tua atau cokelat tua.

Untuk padu padan ini, kita bisa berekplorasi dengan pola yang berbeda. Pola yang lebih kecil, seperti motif kota akan cocok dipakai saat di kantor. Motif ini juga mudah dipadukan dengan dasi. Pastikan ukuran kemeja pas di tubuh, jika kebesaran sebaiknya minta bantuan penjahit.

Turunkan sedikit bagian ujung cuffing celana dan kenakan sabuk yang cocok.  Untuk alas kaki, pilih sepatu oxford. Namun, kita bisa memilih bot saat musim dingin. Tampilan ini sangat cocok dipakai ketika akhir pekan akan tiba.

4. Kemeja dan setelan jas

Berbagai eksplorasi gaya dengan setelan jas kini menjadi hal lazim di lingkungan kerja. Ini menjadi kesempatan para pria untuk melakukan berbagai eksperimen gaya.

Setelan jas pun kini bisa kita kombinasikan dengan kemeja flanel. Untuk memulainya, pilih kemeja warna biru muda dan pasangkan dengan dasi biru tua dan jas hitam.

Padupadan ini akan membuat  pria tampil keren dan gagah. Untuk tampilan saat cuaca dingin, pilih kemeja kitak-kota hijau dengan setelan biru tua. Kombinasi ini akan menghadirkan pilihan warna yang tak biasa.

Jika kita memiluh tampilan tanpa dasi, kemeja flanel oversized bisa menjadi alterntatifnya. Cukup tambahkan warna dan pola antara celah terbuka di sekitar kancing leher.

Jika harus menghadiri situasi formal, pilih kemeja yang lembut dan hindari motif yang terlalu menonjol. Kita juga bisa mengenakan flanel tebal saat situasi formal. Caranya cukup dengan memadukannya bersama setelan bertekstur serupa.

Kemeja flanel tebal tak cocok dipasangkan dengan setelan berbahan wol merino. Kenakan kombinasi aman agar terhindar dari kesalahan mode.

6. Jaket flanel

Kain flanel biasanya memiliki tekstur yang berat sehingga menjadi pilihan tepat untuk pelindung saat cuaca dingin. Flanel dibuat dengan berbagai bobot, sehingga kita mempunyai banyak pilihan saat bereksplorasi gaya dengannya.

Flanel dengan motif warna-warni juga cocok untuk menghindari tampilan monoton dalam nuansa monokrom. Ini membuat kita memiliki banyak pilihan gaya.

Entah hanya berupa kain flanel tipis di bawah jaket atau kaus oversized yang dipakai dengan hoodie tipis dan kaus kombo untuk gaya streetwear. Kaus putih, flanel hijau dan kuning, serta jaket boomber adalah kombinasi lain yang cocok untuk gaya kasual.

Padu padan ini menawarkan kombinasi gaya ala bad boy dan streetwear. Saat cuaca mulai panas, kenakan kemeja flanel dan rompi puffer. Nah, saat cuaca dingin, kita memerlukan pakaian lebih tebal dengan memadukan kaus, kemeja flanel, jaket, dan topi beanie.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar