Get me outta here!

Cara Menikmati Kota Lama Semarang

Cara Menikmati Kota Lama Semarang

Berlibur ke kota semarang jaga lewatkan untuk menikmati kota tua yang cukup terkenal di sana.

Banyak pilihan cara ditawarkan untuk menikmati kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. Di antaranya menggunakan sepeda onthel, wisatawan dapat berkeliling Kota Lama mengendarai sepeda.

Menggunakan sepeda, pengunjung dapat melintasi jalur yang telah ditentukan.
Perjalanan dimulai dari Monod Diephuis, Gereja Blendhuk, Jembatan Berok, Jalan Empu Tantular, Marabunta, Jalan Letjen Suprapto dan kembali ke titik awal.

Sambil bersepeda, pengunjung juga diperbolehkan memasuki gedung-gedung kuno yang dilewati. Mereka juga didampingi seorang pemandu wisata (guide) dalam perjalanan.

"Guide ini yang akan menjelaskan sejarah gedung-gedung kuno yang dilewati," kata Yuliansyah Ariawan, Destination Management Organizaton (DMO) Kota Tua Jakarta yang diperbantukan di Kota Lama Semarang, Jumat (11/1/2019).



Ia menyebutkan, guide yang memandu wisatawan di Kota Lama ini telah menjalani pelatihan selama tiga bulan.


Mereka diberikan sejumlah materi tentang pariwisata dari Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Wisatawan yang ingin bersepeda keliling Kota Lama dapat langsung berkunjung ke Tourist Information di Gudung Popo.

Gedung ini berada di Jalan Branjangan, berseberangan dengan Dream Museum Zone (DMZ). "Kami mulai beroperasi sejak tanggal 23 Desember kemarin," sebut Ari, sapaan akrabnya.


Selain sepeda, pengunjung juga dapat memilih paket lain yaitu walking tour atau vespa tour. Paket-paket ini disediakan sesuai dengan tujuan wisatawan datang di Kota Lama.

"Wisatawan datang ke Kota Lama itu kan ada yang hanya foto-foto, ada juga yang untuk keperluan penelitian. Banyak mahasiswa datang untuk keperluan tugas," tuturnya.



Masing-masing paket ini diberi tarif yang bervariasi. Cycling dan vespa tour Rp 75.000 dan walking tour Rp 50.000.


Dalam perjalanan, pengunjung dapat memasuki sejumlah gedung kuno yang dilintasi. Dari musim libur Natal dan tahun baru lalu, ia mengungkapkan, vespa tour menjadi favorit para pengunjung.

Dua vespa yang disediakan kewalahan melayani wisatawan, sehingga didatangkan dua vespa tambahan. "Didampingi pemandu, wisatawan selain mendapat cerita tentang kota lama juga mendapat potongan Rp 30.000 jika ingin memasuki DMZ," katanya.

Ia mengatakan, di Kota Lama Semarang, ini merupakan paket perjalanan pertama yang didampingi guide.



Guide diharapkan akan membantu pengunjung yang belajar tentang sejarah Kota Lama Semarang. "Wisatawan asing juga pernah kami dampingi, kemarin dari Jerman dan tadi pagi dari China," tambah Ari.